Postingan

TENTANG COVID 19

POSTING: 24 April 2020 oleh: Ikrar Ferdiansyah, S. Hut Virus Corona atau  severe acute respiratory syndrome   coronavirus 2  (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan.  Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19.  Virus  Corona  bisa menyebabkan  gangguan ringan pada  sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2  (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Walaupun lebih bayak menyerang  lansia , virus ini sebenarnya bisa menyerang siapa saja, mulai dari  bayi ,  anak-anak , hingga orang dewasa, termasuk ibu hamil dan  ibu menyusui . Infeksi virus Corona disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua...

TAMBORA PINTAR EDISI SDN 21 PEKAT

So tompo, 12 Februari 2020 Salah satu program unggulan Taman Nasional Tambora adalah "Tambora Pintar", dimana staff Balai TN Tambora disebar untuk mengajar disekolah-sekolah pelosok bahkan sekolah yg berada di dalam kawasan Hutan TN Tambora. Program ini dilaksanakan setiap bulan, selama 3 hari oleh 12 personil di 6 resort di Lingkar Tambora (kaki Gunung Tambora). Pada kesempatan kali ini, Staf TN Tambora bapak Ikrar Ferdiansyah mengajar di SDN 21 Kempo, Dusun So Tompo, Desa Tolokalo. Rencana awal akan mengajar Matematika dan Biologi Terapan, namun karena kondisi pada saat tsb adl jam pelajaran PPKN, maka akhirnya di putuskan mengajar PPKN. Lalu, karena hari mulai siang dan anak didik butuh ice breaking untuk melepas penat, kegiatan mengajar dilanjut menggambar kesenian. Pada kesempatan tsb, anak didik menggambar pemandangan, mobil, rumah, taman bungan, dsb. SDN 21 kempo memiliki personil 1 kepala sekolah, 1 staf PNS, dan 2 tenaga honorer serta 1 orang tenaga pengaman...

TAMBORA MENGAJAR EDISI SDN 31 PEKAT

Gambar
Oleh: Ikrar Ferdiansyah Dusun Karya Sari, 13 Februari 2020 Program unggulan Taman Nasional Tambora - "Tambora Pintar" untuk hari kedua dilanjut di SDN 31 Pekat yg berada 1 km di dalam kawasan TN Tambora, jadi untuk mencapai sekolah tsb kita akan melewati Plang/portal masuk kawasan hutan taman nasional. SDN 31 pekat berada di zona khusus TN Tambora, scr administratif masuk wilayah Dusun Karya Sari, Desa Soritatanga, Kec. Pekat, Kab. Dompu. Sama spt Sekolah di Dusun So Tompo, sekolah ini pun hanya memiliki 1 kelas, dgn jumlah siswa yg hadir sebanyak 11 orang. Dari 11 siswa tsb, mereka tidak dilevel kelas yg sama, dengan rincian: Kelas 1: 2 orang Kelas 2: 3 orang Kelas 4: 2 orang Kelas 5: 4 orang Uniknya kesebelas siswa tsb adalah murid perempuan loo, lalu kemana siswa laki-laki? Biasanya anak laki-laki ikut membatu orang tua bekerja - berkebun. Unik bukan? Salam lestari... Oleh: Ikrar Ferdiansyah

TAMBORA MENGAJAR EDISI SDN 25 PEKAT

Gambar
Soritatanga, 14 Februari 2020 Oleh: Ikrar Ferdiansyah Nampak di kejauhan anak-anak sekolah sedang mengaji, ya bertepatan dengan hari jumat, mereka melaksanakan jumat imtaq (iman dan taqwa). Program unggulan Taman Nasional Tambora - "Tambora Pintar" untuk hari ketiga dilanjut di SDN 25 Pekat, secara administratif masuk wilayah Dusun BA, Desa Soritatanga, Kec. Pekat, Kab. Dompu. Di SDN 25 Pekat terdapat 3 ruangan, ruangan pertama diisi oleh anak-anak kelas 1 s/d 3, ruangan kedua oleh anak-anak kelas 4 s/d 5 dan kelas enam menempati ruangan terakhir. Oia, sekolahnya sangat terbuka bagi volunter yg ingin ikutan program tambora pintar, Mengajar yukkk??! Salam lestari... Text: @ikrarferdiansyah Foto: @ikrarferdiansya

PENUTUPAN JALUR PENDAKIAN TN TAMBORA @4 JANUARI 2020

Gambar
Ditulis Oleh Ikrar Ferdiansyah 10 Januari 2020 Memperhatikan siaran pers Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika pada tanggal 28 Desember 2019, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Beberapa daerah di Nusa Tenggara Barat termasuk Gunung Tambora berpotensi terjadi cuaca ekstrim berupa hujan lebat dan angin kencang dengan kecepatan lebih dari 25 Knot yang sangat membahayakan bagi para pendaki / pegunjung. 2. Sehubungan dengan hal tersebut, maka semua jalur pendakian Taman Nasional Tambora ditutup sementara mulai 4 Januari 2020 sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan. 3. Kepada seluruh pegawai Balai Taman Nasional Tambora, Forum Guide dan Porter dan semua mitra pengelola pendakian Taman Nasional Tambora diminta untuk mengumumkan, mensosialisasikan dan mematuhi surat edaran ini. Demikian untuk disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan TTD Kepala Balai TN Tambora

Kemiteraan konservasi TN Tambora

Gambar
Mataram, 3 September 2019. Bertempat di Lombok Garden Hotel Mataram Balai Taman Nasional Tambora menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pendamping dan Kelompok Kemitraan Konservasi.  Acara ini dihadiri oleh pegawai lingkup Balai TN Tambora, BKDSA NTB, BTN Rinjani dan kepala desa lingkar tambora, masyarakat binaan lingkar Tambora, Komunitas pecinta alam lingkar tambora, forum guide dan porter lingkar tambora. Kegiatan yang langsung dipimpin oleh Ibu Murlan Dameria Pane selaku Kepala Balai TN Tambora ini dihadiri oleh Ibu Sri Lestari Indriani, S.Hut,. MM yang mana sebagai narasumber. Pembahasan dalam acara ini meliputi sosialiasi Kemitraan Konservasi Meliputi Peraturan Dirjen KSDAE no P.6/KSDAE/SET/KUM.1/6/2018), penyusunan Draft kerjasama pada zona tradisional kawasan taman nasional tambora dengan desa-desa di lingkar tambora dan Implementasi Kemitraan konservasi pemberian akses di Zona/Blog Tradisional Kawasan Konservasi. Semoga acara ini dapat mem...

DARI TAMBORA UNTUK MASYARAKAT KORE

Gambar
Oleh: Ikrar Ferdiansyah, S. Hut "maka gelap lagi berbalik lebih daripada malam itu, kemudian berbunyilah seperti bunyi meriam orang perang, kemudian maka turunlah kersik batu dan abu seperti dituang, lamanya tiga hari dua malam" ~Bo Sangaji Kai cuplikan di atas adalah penggalan tulisan pada kitab Bo Sangaji Kai. Kitab Bo Sangaji Kai adalah kitab harian resmi kerajaan bima, kitab ini berisi tulisan dan keseharian di Kerajaan Bima. membaca cuplikan di atas mengingatkan bahwa kemarin (19 Maret 2019), terjadi gelap dan hujan selama tiga hari mengguyur semenanjung Kore-Piong. hujan tersebut mengakibatkan banjir pada lokasi tersebut. Banjir yang menghantam kecamatan sanggar menyebabkan berbagai macam kerusakan, merendam rumah warga, sekolah, dan fasilitas umum lainnya. dampak terparah adalah patahnya tiga jembatan disepanjang jalan Kore-Piong. Menanggapi bencana tersebut, pihak Balai TN Tambora melakukan reaksi cepat dengan mengoperasionalkan truk tangki air bersih. ...